Ular Phyton 90 Kg Gegerkan Warga Banjar Kejen Pandaan
Warga di Pandaan, Pasuruan geger. Pasalnya warga menemukan ular phyton dengan seberat 90 kg.
Adalah Tunawar (40), seorang warga Dusun Tondo Wulan, Desa Banjar Kejen, Kecamatan Pandaan yang menemukan ular sepanjang 4 meter tersebut, Kamis (1/7/2010) silam.
Saat ini warga masih geger karena misteri yang menyelimuti penemuan ular itu. Bahkan, pihak Taman Safari Indonesia yang datang ke lokasi membatalkan niatannya untuk membeli ular tersebut tanpa alasan jelas. “Tidak tahu, katanya takut,” kata Tunawar kepada wartawan saat ditemui di rumahnya, Selasa (13/7/2010).
Karena aura mistis yang mengikuti penemuan ular tersebut, warga memperlakukannya dengan hati-hati. Sebuah kandang khusus dibangun untuk ular yang sejak ditemukan belum pernah makan tersebut.
Bukan hanya itu, warga pun menabur kembang tujuh rupa di dalam kandang dengan tujuan agar ular tersebut bisa tenang. Seekor ayam pun dilepas d dalam kandang agar ular langsung bisa memakannya saat lapar.
“Kemaren sepuluh orang yang memegangnya sempat terlempar karena ular mengamuk,” tutur Suryanto (50) salah satu warga lainnya.
Menurut Suryanto, hingga kini ular tersebut masih menyita perhatian warga yang
penasaran ingin melihatnya. Bahkan pengujung dari luar kota masih berdatangan untuk melihat ular tersebut. “Dari Madura ada, dari sidoarjo dan lain-lain,” ungkap Suryanto.(surabaya.detik.com)
Seputar Ular Yang Cuma Suka Bakso, Bukan Ayam
Seekor ular piton menggegerkan warga Desa Banjarkejen, Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur. Pasalnya, warga setempat memergoki ular temuan mereka sedang menari dan seperti bersujud sehingga dijuluki ular piton ajaib.
Ular piton temuan warga ini memiliki panjang empat meter dan garis lingkar tubuh 75 sentimeter atau sebesar paha orang dewasa. Ular ini ditemukan oleh warga Dusun Tondowulan, Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dua minggu lalu.
“Awalnya ditemukan seorang warga yang tengah buang hajat di sungai yang lari ketakutan. Warga geger dan mencari ular tersebut dan berhasil saya tangkap bersama anak saya dan seorang warga di sini,” terang Achmad (60), Selasa (13/7).
Seorang wanita yang mengetahui keberadaan awal ular tersebut mengatakan, saat itu ular tersebut seperti memancarkan cahaya terang dari bagian kepalanya. Setelah ditangkap, ular piton tersebut oleh Achmad dan anaknya, Saiful, ditempatkan pada kotak kayu.
Penangkapan ular tersebut terdengar oleh anggota polsek setempat dan warga diminta untuk menyerahkannya ke Taman Safari Indonesia (TSI) Prigen.
Namun, ketika warga hendak membawanya ke TSI Prigen, ular tersebut meronta hingga salah seorang yang menangkapnya, Saiful, seperti dibanting. Bukan itu saja, warga yang memukul ular itu malah terkena musibah.
“Karena itu, niatan untuk membawa ke TSI Prigen diurungkan dan warga sepakat untuk merawatnya bersama-sama. Dari kotak dipindahkan ke kandang yang lebih besar yang dahulunya tempat pos kamling,” tutur Achmad.
Menariknya lagi, saat baru ditangkap, beberapa warga mencoba mengabadikannya, tetapi gambarnya tidak muncul. Baru setelah ada berbagai kejadian, warga akhirnya menggelar selamatan dengan memasak nasi kuning.
“Seusai selamatan, dapat diambil gambarnya. Lebih aneh lagi, saat malam hari, ular itu bisa membuat gerakan menari seperti orang bersujud. Dari gerakan berdiri meliuk-liuk, begitu kepala terangkat, langsung diturunkan seperti orang bersujud dan saat sujud bisa satu-dua jam,” papar Hanafi, warga setempat.
Menurut warga, keunikan lain dari ular piton ini adalah memiliki lubang hidung sebanyak 10 dan di kepalanya terdapat tanda guratan seperti mahkota. Saat disediakan seekor ayam dan kelinci, ular tersebut tidak menghiraukannya. Hingga 13 hari setelah ditangkap, ular itu hanya makan cilok (pentol bakso tepung) dan telur.
Karena keanehan dari ular piton tersebut, warga bersepakat untuk memeliharanya.
Kabar tertangkapnya ular tersebut begitu cepat menyebar dan mengundang perhatian warga di kecamatan lainnya. Walhasil warga menyediakan dan membuka kotak amal, hasilnya sebagian untuk masjid.(regional.kompas.com)
Link Terkait::
http://pasuruan.info/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=2641
http://pasuruan.info/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=2653


