Pengumuman Hasil PSB SMKN 1 Bangil 2009-2010 | Pasuruan Online
Hampir Seribu Siswa Tidak Diterima di SMKN 1 Bangil.
Persaingan masuk sekolah negeri tidak hanya terjadi di tingkat SMP. Persaingan di SMK juga relatif ketat. Kemarin, ribuan siswa SMP dan wali siswa berdesak-desakan melihat pengumuman di SMKN 1 Bangil. Hasilnya, 990 siswa tidak diterima.
Pengumuman di SMKN 1 Bangil ini menjadi pintu akhir bagi mereka untuk meneruskan ke jenjang sekolah negeri. Sebab, pengumuman untuk SMA dimulai lebih awal. Umumnya, siswa yang tidak diterima di SMAN 1 melalui jalur SBI, mendaftar di SMKN 1. Karena itu, mereka berharap diterima di sekolah tersebut.
Kebetulan, SMKN 1 Bangil baru menyelenggarakan tes pada 2-6 Juli lalu. Itu berarti, setelah pengumuman penerimaan siswa di SMAN 1 Bangil. “Kami tidak merasa bahwa siswa yang masuk ke sini adalah siswa yang tidak diterima di SMA. Jurusan dan pangsa pasar kan berbeda,” ujar Khoirul Anam didampingi Aris, guru SMKN 1 yang ikut membantu panitia PSB, kemarin.
Pengumuman SMKN 1 Bangil kemarin, sudah ditunggu lama oleh siswa dan wali siswa. Mereka nyanggong di depan pintu gerbang SMKN. Panitia sempat berjanji pengumuman akan dilakukan pada pukul 10.00 WIB.
Namun, ternyata mereka harus menunggu satu jam lebih, karena hasil pengumuman belum ditandatangani Kepala dinas Pendidikan, Edie Sasmito. “Tadi, katanya jam 10.00. Ini sudah jam 11.20 WIB. Kenapa belum diumumkan juga,” gerutu beberapa siswa pada satpam yang menjaga di depan pintu gerbang.
Panasnya matahari dan sempitnya jalan masuk menuju SMKN 1, membuat suasana hiruk pikuk. Beberapa siswa tampak menyeka air mata, karena menunggu terlalu lama.
“Tadi Pak Kus (Kepala SMKN 1 Bangil Kusniadi,) ke Kota Pasuruan untuk meminta tanda tangan. Ternyata Pak Edie-nya sudah terlanjur ke Pandaan. Jadi, muter ke Pandaan lagi. Keterlambatannya benar-benar tidak kami sengaja,” cetus Khoirul Anam.
Para siswa SMP ini baru bisa menghela napas, ketika panitia membuka pintu masuk. Dua white board berukuran besar diusung menuju lapangan bakset. Panitia memampang empat lembar pengumuman di dua white board tersebut.
Dari hasil tersebut, sebanyak 465 siswa diterima. Jumlah ini tentu jauh dari jumlah pendaftar yang mencapai 1.486. Namun, dari jumlah pendaftar itu, yang mengikuti tes sebanyak 1.455 siswa. Jika dikalkulasi, ada 990 siswa yang kemarin tidak diterima dari 6 program studi yang ada.
Beragam ekspresi ditunjukkan siswa usai melihat pengumuman tersebut. Siswa yang diterima langsung melonjak kegirangan. Bahkan, ada yang langsung bersujud di lapangan semen yang panas.
Sebaliknya, siswa yang tidak diterima langsung menangis. Tidak sedikit yang memeluk orang tuanya sambil menyeka air mata. “Bu, saya nggak diterima. Bagaimana ini?” kata salah satu siswa saat melihat namanya di daftar tidak diterima. “Ayo, tenang Pur. Masih ada sekolahan lain. Ada juga sekolah swasta kok,” ujar wali siswanya sembari menenangkan.
Sumber lain :
www.jawapos.com
http://pasuruan.info/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=759
http://bangil.info/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=251


